Pagarsih.com - Ukuran Brosur - Kita sudah biasa membaca buku, brosur, koran maupun majalah. Namun kebanyakan kita tidak aware tentang ukura...
Pagarsih.com - Ukuran Brosur - Kita sudah biasa membaca buku, brosur, koran maupun majalah. Namun kebanyakan kita tidak aware tentang ukuran media-media cetak tersebut, kita tidak aware akan ukuran sebuah buku yang dibawa, sebuah majalah yang dilihat-lihat gambar-gambarnya, sebuah brosur iklan yang dibagikan di berbagai lampu merah, poster yang kita baca dan terpampang di dinding. Itu dikarenakan kita tidak menganggap sebuah ukuran media cetak hal yang penting.
Semua itu baru menjadi penting sekali tatkala kita berencana membuat buku, brosur atau media promosi atau publikasi lainnya. Kenapa ukuran pada dunia percetakan sangat penting? karena hal ini sangat berkaitan dengan besarnya cost (biaya) yang akan kita keluarkan untuk pembuatannya. Karena sebenarnya ada beberapa bentuk standar (biasa dipakai), disesuaikan dengan ukuran asli kertas keluaran pabrik (ukuran plano). Dengan memakai ukuran standar maka penggunaan kertas menjadi lebih efisien, karena tidak ada kertas yang terbuang. Dengan demikian ongkos yang kita keluarkan menjadi lebih ringan.
Berikut adalah ukuran-ukuran standard brosur, majalah, poster, buku kenangan, lefleat, undangan dll
ukuran BROSUR : membuat brosur bentuk ukuran kertasnya ada beberapa pilihan yaitu A4, F4, Letter dan Custom. Hal ini sangat di anjurkan daripada memakai ukuran seenaknya sendiri karena ketentuan ukuran tersebut sudah dikondisikan dengan ukuran kertas plano (kertas ukuran besar sebelum dipotong-potong menjadi bagian tertentu, biasanya dijual khusus untuk distributor dan penjual grosir kertas), jadi sangat pas dan tidak berlebih yang bisa mengakibatkan terjadi pembengkakan biaya.
ukuran MAJALAH : membuat majalah sangat bervariasi ukurannya pada umumnya standar ukurannya adalah A4, Letter dan B5. atau F4
ukuran JURNAL : sering di pakai oleh universitas2 swasta dan negeri, maupun yang lainnya. ukurannya yang dipakai B5.
ukuran BULLETIN : sangat ideal untuk ukuran F4, atau A4
ukuran UNDANGAN : tidak ada ukuran yang diharuskan dan biasanya format ukurannya menyesuaikan dengan ukuran F4 misalnya 21,5 cm x 16,5 cm atau bisa juga 16,5 cm x 16,5 cm
ukuran TABLOID : ukuran umum 29 cm x 42cm sedangkan jumlah halamannya bisa dimulai dari 12, 18, 24, 32, 40, 64, yang penting kelipatan 4.
ukuran KORAN : pada umumnya juga sama dengan koran-koran yang ada di indonesia (kompas, jawa pos, jakarta pos, bali pos dll) tidak kurang dan tidak lebih pada kisaran ukuran 33,5cm x 55cm.
ukuran KOP SURAT : bisa pakai ukuran Folio (F4) atau Kwarto (A4)
ukuran NOTA : Standarnya mengacu pada ukuran folio kertas, tinggal mau dibuat ukuran berapa, bisa setengah folio, seperempat, atau sepertiga, menyesuaikan saja dengan kebutuhan jenis usahanya.
ukuran SERTIFIKAT / PIAGAM : pilihannya bisa Folio atau A4
ukuran IJAZAH : Yang sering digunakan adalah ukuran Folio dengan bahan kertas concord, linen, kinstrik, atau hammer.
Catatan:
- F4 (bahasa Inggris) atau disebut Folio (versi Indonesia) adalah 21,5cm x 33cm
- A4 atau kwarto adalah 21cm x 29,7cm
- B5 yaitu 17,6 cm x 25 cm
Ukuran tersebut diatas adalah sedikit panduan untuk anda yang berencana membuat brosur atau media cetak lainnya. Dengan memakai standard ukuran diatas berarti anda menggunakan kertas dengan maksimal dan menghemat bahan.
Sumber: profide.co.id
Semua itu baru menjadi penting sekali tatkala kita berencana membuat buku, brosur atau media promosi atau publikasi lainnya. Kenapa ukuran pada dunia percetakan sangat penting? karena hal ini sangat berkaitan dengan besarnya cost (biaya) yang akan kita keluarkan untuk pembuatannya. Karena sebenarnya ada beberapa bentuk standar (biasa dipakai), disesuaikan dengan ukuran asli kertas keluaran pabrik (ukuran plano). Dengan memakai ukuran standar maka penggunaan kertas menjadi lebih efisien, karena tidak ada kertas yang terbuang. Dengan demikian ongkos yang kita keluarkan menjadi lebih ringan.
Berikut adalah ukuran-ukuran standard brosur, majalah, poster, buku kenangan, lefleat, undangan dll
ukuran BROSUR : membuat brosur bentuk ukuran kertasnya ada beberapa pilihan yaitu A4, F4, Letter dan Custom. Hal ini sangat di anjurkan daripada memakai ukuran seenaknya sendiri karena ketentuan ukuran tersebut sudah dikondisikan dengan ukuran kertas plano (kertas ukuran besar sebelum dipotong-potong menjadi bagian tertentu, biasanya dijual khusus untuk distributor dan penjual grosir kertas), jadi sangat pas dan tidak berlebih yang bisa mengakibatkan terjadi pembengkakan biaya.
ukuran MAJALAH : membuat majalah sangat bervariasi ukurannya pada umumnya standar ukurannya adalah A4, Letter dan B5. atau F4
ukuran JURNAL : sering di pakai oleh universitas2 swasta dan negeri, maupun yang lainnya. ukurannya yang dipakai B5.
ukuran BULLETIN : sangat ideal untuk ukuran F4, atau A4
ukuran UNDANGAN : tidak ada ukuran yang diharuskan dan biasanya format ukurannya menyesuaikan dengan ukuran F4 misalnya 21,5 cm x 16,5 cm atau bisa juga 16,5 cm x 16,5 cm
ukuran TABLOID : ukuran umum 29 cm x 42cm sedangkan jumlah halamannya bisa dimulai dari 12, 18, 24, 32, 40, 64, yang penting kelipatan 4.
ukuran KORAN : pada umumnya juga sama dengan koran-koran yang ada di indonesia (kompas, jawa pos, jakarta pos, bali pos dll) tidak kurang dan tidak lebih pada kisaran ukuran 33,5cm x 55cm.
ukuran KOP SURAT : bisa pakai ukuran Folio (F4) atau Kwarto (A4)
ukuran NOTA : Standarnya mengacu pada ukuran folio kertas, tinggal mau dibuat ukuran berapa, bisa setengah folio, seperempat, atau sepertiga, menyesuaikan saja dengan kebutuhan jenis usahanya.
ukuran SERTIFIKAT / PIAGAM : pilihannya bisa Folio atau A4
ukuran IJAZAH : Yang sering digunakan adalah ukuran Folio dengan bahan kertas concord, linen, kinstrik, atau hammer.
Catatan:
- F4 (bahasa Inggris) atau disebut Folio (versi Indonesia) adalah 21,5cm x 33cm
- A4 atau kwarto adalah 21cm x 29,7cm
- B5 yaitu 17,6 cm x 25 cm
Ukuran tersebut diatas adalah sedikit panduan untuk anda yang berencana membuat brosur atau media cetak lainnya. Dengan memakai standard ukuran diatas berarti anda menggunakan kertas dengan maksimal dan menghemat bahan.
Sumber: profide.co.id
COMMENTS